Cinta dan Pengorbanan

2008 January 29
by bayu.an

i_love_allah_tshirt-p235924240627371854t5tj_210

Katanya, cinta dan pengorbanan itu sepaket. Ya, keduanya tak bisa dipisahkan atau bisa dikatakan satu kesatuan. Jika kamu jatuh cinta pada seseorang, maka kamu juga pasti siap berkorban untuk orang itu. Disinilah letak kekhasannya. Jadi, jangan mengaku kamu cinta dia, atau dia cinta kamu kalau belum diuji dengan adanya pengorbanan. Pengorbanan ini sendiri bisa dalam banyak hal, namun pengorbanan yang dilandasi cinta adalah sesuatu yang indah. Siapapun orang yang melakukannya maka dia akan merasa senang. Itu karena ngga ada dalam bayangannya tentang masalah “untung rugi”, disini yang berbicara 100% hati. Ini adalah masalah ketulusan.

Saya sendiri tak mau membatasi persoalan ini hanya dalam hubungan lawan jenis. Karena cinta tidak bisa dibatasi hanya dalam segmen terbatas seperti itu. Saya jadi ingat pengorbanan-pengorbanan orang tua, terutama mama yang telah berhasil menjadi seorang single parent. Tak terbayang, jika dia berjuang sehebat itu tanpa landasan cinta. Dengan kekuatan cinta itu mama bisa menjadi wanita yang kuat. Menjadi seorang Ibu dan Ayah sekaligus. Luar biasa !

Nanti setelah saya berkesempatan naik level kehidupan (baca : menikah), lalu punya istri dan anak. Saya jadi berpikir apa mampu saya berkorban seperti yang telah dicontohkan oleh mama. Oleh sebab itu, saya harus memastikan bahwa pendamping hidup saya kelak adalah orang yang benar-benar saya cintai dengan tulus, karena hanya dengan cinta itu saya bisa memberikan semua hal yang saya miliki, saya bisa berkorban melebihi siapapun untuknya.

Karena kekuatan cintanya pada Bapak, mama memilih tidak menikah lagi . Dan dengan kekuatan cinta pula, mama membesarkan ke-6 anaknya seorang diri. Ah, saya jadi ingat akan masa-masa hebat itu, dan sampai sekarang getaran cintanya masih terasa sangat membekas.

Dan saya masih selalu teringat perkataan mama pada suatu waktu. Perkataan yang masih terasa hangat saat kuingat.

“Bayu, sebenarnya…ada yang lebih mencintai kamu jauh melebihi cinta mama sama kamu.” Ujarnya, lembut.

“Siapa… ?” Kataku, sambil menyenderkan kepalaku ditubuhnya.

Mama diam sejenak. Lalu berucap lembut.

“Allah….”

“Dialah yang selalu menjaga kamu, menjaga mama, menjaga keluarga kita. Cinta mama tak seberapa dengan cinta Allah, tak seberapa…..”

Mendengar perkataan mama hatiku jadi gerimis. Makin menjadi aku mencintainya, ingin berjuang untuk bahagiakannya.

Allah….

Berikan padaku kekuatan cinta

Berikan padaku seseorang yang bisa kucintai dengan tulus

Dan anugerahkan padaku cinta yang agung

Yang dapat mengubah keruh menjadi jernih

Yang mampu mengubah luka menjadi bahagia

Sebuah Cinta yang engkau ridhai

Amin….

—————

Untuk orang-orang yang kucintai….

8 Responses leave one →
  1. 2008 January 30
    lala permalink

    terima kasih untuk mengingatkan betapa kita sering lupa akan besarnya cinta Allah pd diri ini… bikin aku jd kangen mama juga..

  2. 2008 January 30

    CINTA –> Cerita Ikhtiar Nan Tiada Akhir
    begitu menurut saya

    salam kenal ya

  3. 2008 February 5

    huiks,,,jadi inget masa dulu,,,waa,,bagus2 blognya,,menggugah niy,,,

  4. 2008 June 2
    bayu.an permalink

    @lala, mas andrias, ndin
    thanks all….
    semoga bs menemukan cinta sejatinya…

  5. 2008 June 2

    wuih .. cinta-cinta an .. taluk lah cinta-cinta an mah .. !!! -kabooor-

    - abay said-
    Yaa…githu dech…^_^….
    sok atuh kang nyari cinta sejati, tong ka ABG wae..:P

  6. 2009 July 28

    Demi mendapatkan cinta di perlukan suatu pengorbanan .. di satu sisi mendapatkan di sisi lain kehilangan ..
    Dan dari cinta dan pengorbanan itu lah muncul hati yang tulus untuk saling berbagi , menyayangi n mengasihi

  7. 2009 July 28
    bayu.an permalink

    @may
    stuju..cinta itu indah, murni, dan bernilai jika telah diuji oleh pengorbanan atau kehilangan

  8. 2009 October 1
    Ari permalink

    Sebuah ungkapan yang indah “cinta dan pengorbanan”
    banyak yang mungkin pernah merasakannya…
    tapi apakah aq jika berada dlm posisi tuh..bisa bertahan dan membiarkannya terus dalam ketulusan Cinta….?

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS