Beda Marketing & Sales

2008 July 14
by bayu.an

Pengen nulis tentang hal ini, karena dilapangan masih saja-bahkan-standar korporasi menengah membuat pengertian yang agak rancu dan kurang pemahaman tentang Marketing dan Sales ini.

Berbicara tentang sales, maka pekerjaan dan parameter ukurannya ya Sales Doank alias Menjual doank…dan kalau berbicara pekerjaan Marketing maka akan langsung berhubungan dengan penyusunan marketing plan corporate dari mulai menyusun komponen strategic STP (Segmenting, Targetting, Positioning) sampai menyusun taktik pemasaran 4P atau 7P + taktik differensiasi,etc (standar ini mah…).

Dalam hal ini, pekerjaan marketing akan melingkupi : semua pekerjaan dari mulai nyusun segmen pasar dan target pasar yang hendak dituju, sampai akhirnya membentuk satu positioning yang jelas corporate dibelantara bisnis yang dijalani, adalah tugas besar seorang marketer. Setelah itu dia meramu komponen 4P (produk, price, promotion, place) sebagai taktik yang kudu dijalankan korporasi untuk melayani segmen yang telah ditentukan agar bisa mencapai target yang telah dihitungkan. Contohnya : Target market share 50 %, hitungan revenue, atau langsung dalam nominal bisa dihitung tingkat pertumbuhan perusahaan berapa persen yang ingin dicapai !!!

marketer sangat terlibat dalam product development, dia bertanggung jawab-bahkan-dari mulai produk itu sebagai embrio sampai produk lahir (launch), lalu dikenal pasar, tumbuh, dan mempertahankan produk berada dalam level -stabil- selama mungkin agar bisa diterima pasar -dalam hal ini si marketer bertanggung jawab terhadap Product Life Cycle – daur hidup produk.

Setelah itu, setelah product/services itu lahir maka si marketer nyusun promotion plan, bikin dan nyiapin marketing atau promotion tools, dari mulai perangkat publikasi-advertising, personal selling, public relation atau publicity misalnya bikin event-event, dan lain2..sampe bikin promo2 penjualan.

Terus selese ???

Ngga !

Marketer kudu nyusun saluran distribusi (place) yang bener atau tepat, apakah itu saluran distribusi langsung atau pun tidak langsung, dimana nanti saluran distribusi itulah yang akan menghubungkan pelanggan untuk dapetin produk/services yang ditawarkan corporate. Kalau dalam bidang jasa, produksi dan konsumsi dilakukan secara bersamaan…jadi, place-nya itu bakal sangat berperan yaa…

marketer juga kudu bikin kebijakan harga (price) yang bener, mengatur taktik harga ini sangat penting karena akan sangat bergantung pada profit yang kudu dihasilkan oleh perusahaan. Menjadi taktik marketing tersendiri karena menyusun harga akan menentukan dalam keberhasilan perusahaan untuk membuat analisis daya serap pasar, margin profit yang diinginkan perusahaan, sampai penentuan ketercapaian target penjualan.

Dan, kalau Sales ???

Ya cuman Sales, doank…dia dihargai kalau bisa ngejual doank…kerjaannya cuman jualan doank…dia dikasih produk terus bikin database penjualan/atau dikasih databasenya terus jualan. Setiap closed sales dia dapet duit/gaji/komisi langsung penjualan. Ngga perlu mikir banyak2, modal communication skill plus product knowledge aja udah cukup…..pasti bisa dah jadi sales kaya raya (kalau produk yang dijual emang laku…:)

Beberapa perusahaan yang buka lowongan terkadang salah kaprah !!!

nulis pekerjaan yang ditawarkan itu Marketing tapi ternyata disuruh Jualan doank…(sales), beda itu boss…di perusahaan2 bonafid terkadang departemen sales ini berdiri sendiri, divisi marketing ya pastinya ada juga…tapi gawe-nya ya itu bikin 4P yang bener buat perusahaan….

Saat ini, kompleksitas dari pekerjaan marketer bahkan makin nambah aja…karena kudu bikin dan menjamin layanan customers dengan baik…tiap perusahaan selalu menawarkan taktik-taktik baru karena kalo ngga bisa dilibas persaingan….hal ini karena marketing itu art, boleh dah tools sama…segmen dan target sama, tapi kalau gagal mengidentifikasi sampai bikin komponen taktik pemasaran yang baik ya dia bakal gagal…

hmm…..

Kalo ngejalanin dua-dua-nya sama baiknya..Ya Sales ya marketing juga…??? untuk skala tertentu tentu saja hal ini memungkinkan untuk dilakukan…karena tiap orang dalam perusahaan idealnya adalah seorang marketer dan juga seorang sales juga…tapi memang penilaian personal ybs seharusnya pun itu harus double, artinya dia diharga sebagai seorang marketer (karena fungsinya menjalankan 4P ato 7P perusahaan, dan sebagai Sales juga !! (wajib ada komisi penjualan langsung untuk pekerjaan sales-nya ini boss)….Tapi jika satu perusahaan telah berkembang dan tumbuh dalam satu level tertentu. Maka baiknya memiliki tenaga sales (sales force) tersendiri-yang bisa saja tetap dibawah divisi pemasaran atau berdiri sendiri (departemen sales). Kalau perusahaan masih menengah (Omzet masih miliaran), baiknya ya tetep dibawah divisi pemasaran lah…tapi kalau udah gede ya biasanya memang dibuat departemen sales itu…

so, semangat lah jadi marketer….apalagi kalau dihargai dengan bener…:)

14 Responses leave one →
  1. 2008 July 15

    kalo kerja sales dan marketing artinya sudah jadi direktur :-D

  2. 2008 July 15
    bayu.an permalink

    @mas Andrias
    berarti saya dah jadi direktur donk mas…:)
    hahahahaha…
    asyiik…pakar pemasaran akhirnya kasih comment…

  3. 2008 July 15

    Internet marketing .. hehehehehe ..

    tapi memang dalam setiap perusahaan marketer itu mempunyai peranan yang sangat besar. sehebat atau sebaik apa pun sebuah perusahaan membuat produk .. tanpa marketer yang handal ngga akan jadi apa-apa .. big zero .. dan tak lama perusahaan itu pun akan gulung tikar ..

    soal beda marketing dan sales .. seorang sales tidak bisa bekerja tanpa adanya seorang marketer .. karena itu tadi, martketer = “mulai nyusun segmen pasar dan target pasar yang hendak dituju, sampai akhirnya membentuk satu positioning yang jelas corporate dibelantara bisnis yang dijalani, adalah tugas besar seorang marketer”

    tapi marketer juga percuma adanya tanpa seorang sales .. tidak akan ada live action soalnya ..

    kalo mengerjakan itu dua-duanya .. naudzubillah rieuuttt … :D

  4. 2008 July 27
    bayu.an permalink

    @kang ridho
    hehe, pokonamah cihuy lah marketing mah..:D

  5. 2008 September 7
    pepen permalink

    mana yang lebih berjasa dan lebih berdosa…..
    marketer kah or sales kah ??

  6. 2008 September 8
    bayu.an permalink

    @pepen
    Semua marketer dan sales tentunya berjasa kecuali yang tidak jujur…
    So, yang paling berdosa adalah marketer atau sales yang tidak jujur (mengutip perkataan Mario tentang Honesty)

  7. 2008 October 13
    ira permalink

    Wah.. seneng baca artikel diatas.. semoga boss saya baca hihihi…
    Marketer oh marketer..

  8. 2008 November 16

    Gw kepengen jd seorang sales, katanya bs hdup d mana aja, he9x

  9. 2008 November 16

    Artikel Menarik…

  10. 2008 November 20
    bayu.an permalink

    @ira
    semoga ^_^, ini ira Indovision kah ?

    @Edoi
    hehe, setuju bro

    @sani
    trims kunjungannya boss

  11. 2009 May 26
    susan permalink

    mmm…. lumayan tambah wawasan buat kompre nanti

  12. 2009 June 4
    bayu.an permalink

    @susan
    thx susan, mudah2an sukses kompre-nya..:)

  13. 2009 July 3

    yg jelas menurut saya marketing itu bertanggung jwb atas konsep & strategi penjualan.. Sales sbg pelaksana penjualan tapi pernh gw nglamar krj di bank danamon..eh marketing & sales katanya sama pengertiany.. Akhirny debat n akhirny q ga ketrima krj he9x

  14. 2009 November 10
    bayu.an permalink

    @andy
    hehe, pengalaman uniq….iya, bicara tentang marketing maka dimulai dari proses STV > STP > Taktik (differensiasi, marketing mix) baru setelah itu Sales Plan menjadi tahap akhir yang menentukan berhasil atau tidaknya campaign pemasaran.
    masa sih sales dan marketing sama…aneh juga tuh HRD nya bank danamon…

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS