Merenungi Puisi Hasan Al Basri

2009 July 9

Ada gerimis, letup gemericik didada saat saya membaca puisi Hasal Al Basri ini. Merenung dan Malu. Puisi ini akan selalu saya lihat ketika pulang ke rumah di Cipanas. Karena Ibu saya-dengan tulisan tangannya sendiri-menulis kembali Puisi indah ini dalam sebuah kertas, dan memasangnya disamping lemari pakaian…:). Mengingatkan anak-anaknya untuk senantiasa Tawakal.

Puisi Hasan Al Basri

Aku tahu rizkiku tak mungkin diambil orang lain. Karenanya hatiku tenang.
Aku tahu amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain. Maka aku sibukkan diriku untuk beramal.
Aku tahu Allah selalu melihatku. Karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat.
Aku tahu kematian menantiku. Maka kupersiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabbku.

4 Responses leave one →
  1. 2009 July 12
    awang permalink

    aq..pgn jd orang spt dlm puisi itu..

  2. 2009 July 28

    dari puisinya terlihat ikhlas yah… smoga aku bisa menjadi sprt ituh

  3. 2009 July 28
    bayu.an permalink

    @awang, amiin

    @arham, insyAllah bisa…

  4. 2009 August 19
    kencana ungu permalink

    mudah2an dengan izin Allah pasti kita bisa.

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS