Nyanyian Negeriku

Biarkan aku bernyanyi sekali lagi

Sebelum burung besi mematuk jantungku

Sebelum tali-tali mengikat langkahku

Kobaran marahku melepuh sudah

Getarannya terserap gunung dan bebatuan

Kuberikan pada burung-burung diperasingan

Sebait bahasa puisi yang menjijikan :

Dimanakah kamu wahai para pahlawan kesiangan

Negeri ini sudah basi dengan bahasa reformasi

Negeri ini sudah memeras keringat darah rakyatnya sendiri

Lalu dimana kamu sekarang ?

Sedang apa ?

Kemana saja ?

Aku yakin kamu mendengar

Kecuali setan-setan yang tuli

Tak punya hati !

—————

Pendar Cahaya Kosan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s