Obituari Putih Gito

Gito

Mama pernah bercerita tentang seorang rocker yang pernah mengguncang jagat permusikan Indonesia di tahun 80-an. Kata beliau, “Dia tak hanya terkenal, rocker…tp juga kepribadiannya terkenal ancur, kena narkoba, urakan…pokoknya bisa dibilang tukang bikin onar.” Kata mama ngejelasin gimana rusaknya masa muda rocker satu ini. “Tau gak, saking sableng-nya orang ini, dia pernah mengendarai motor keliling kota Bandung dengan telanjang…*&%#@”. Kata mama lagi melanjutkan. Wah, ternyata ada orang separah itu yaa. Pikirku.

“Tapi, itu dulu…” kata Mama.

“Sekarang dia udah jadi ustadz”

“Wuaa, hebat…”

“Dia udah nemu cinta Allah…”

Kata Mama kembali melanjutkan. Aku makin tertarik dengan cerita ini.

Aku masih ingat. Percakapan ini terjadi beberapa tahun lalu. Saat aku masih SMA. Mama sedang mengajari aku untuk lebih memaknai kehidupan. Dimana Tuhan adalah sumber segala kekuatan, sumber segala perubahan, sumber segala kejadian yang maha berkehendak.

“Kala Allah berkehendak, DIA mampu merubah segala yang tak mungkin menjadi mungkin.”

“Allah bahkan bisa merubah seseorang hanya dalam hitungan hari, jam, bahkan detik !”

Ujarnya lagi.

Cerita beberapa tahun lalu sampai hari ini masih teringat dengan jelas olehku. Cerita yang penuh inspirasi tentang perjalanan hidup manusia.

“Bayu, seperti apa perjalanan hidup yang kita lewati….kunci akhirnya adalah : Seperti apa akhir hidup kita nanti, seperti apa keadaan kita saat nafas berhembus tuk terakhir kali….”

Aku semakin terdiam dengan cerita mama. Dia melanjutkan kalimat demi kalimat yang membuat aku terdiam takjub.

“Hidup harus diakhiri dengan akhir yang indah, kamu tahu seperti apa akhir yang indah itu ?”

Aku hanya mendengar mama bicara. Tak menjawab.

“Akhir yang indah itu ada dalam kalimat : khusnul khatimah….”

Ah, inilah klimaks dari apa yang ingin mama sampaikan padaku. Kalimat yang selalu hadir dalam otak dan terpikir olehku.

“Khusnul khatimah itu adalah proses.Harus diperjuangkan dengan kesungguhan.”

Kalimat yang terakhir ini bikin aku merinding.

Cerita yang luar biasa.

Rocker yang dimaksud mama aku itu bernama Gito Rollies (Maaf, aku ngga tw nama aslinya).

Masa mudanya Gito terkenal sangat kelam. Tapi sejarah mencatat diakhir hidupnya Gito telah menjadi seorang juru dakwah. Hidayah dan kesungguhannya dalam bertaubat telah mengantarnya pada satu keadaan; dari yang tadinya pembuat dosa, menjadi seorang penyeru kebenaran.

Beberapa hari lalu, Allah telah memanggil Gito menuju rumah terindah.

AKu sendiri termasuk orang yang telat mendapat kabar kematian beliau. Maklum, jarang nonton infotainment…:)

Tapi, saat mendengar berita kematiannya. Yang aku ingat adalah cerita-obrolan-aku dengan mama beberapa tahun lalu.

Ah, sungguh orang yang beruntung.

Gito rollies adalah manusia yang hidup dalam kegelapan yang menemukan cahaya. Diakhir usianya, dia serahkan hidupnya hanya untuk Tuhan . Dakwah kepelosok negeri. Menyebar aura cinta pada illahi.

Sungguh aku iri pada Gito. Sekarang aku yang jadi bertanya-tanya. Pertanyaan yang berkali-kali hinggap beberapa hari ini. Pertanyaan ini, terus berputar-putar di kepalaku.

Rabb, seperti apa keadaan aku mati nanti ?

Sedang menyebut namaMU kah ?

Sedang menyeru di JalanMu kah ?

Atau sebaliknya ?!?

hmm…

Pertanyaanku ini, apa sama dengan pertanyaanmu ?

13 thoughts on “Obituari Putih Gito

  1. bayu.an says:

    @dendi, phat…
    hehehe…
    sabar-sabar…sengaja postingannya diperlambat kan judulnya obituari putih…biar judul doank dan isinya putih semua, tp skr udah ada isinya…monggo dibaca yaaa…:)

  2. Nama lengkapnya Bangun Sugito. Aku denger kisahnya di radio MQ.
    Memang, hidayah itu hanya Allah yang berhak memberikannya.

  3. bayu.an says:

    #mbak rita
    thanks infonya…
    iyah, orang yang dapet hidayah adalah orang yang beruntung….:)

  4. smoga Allah menempatkan beliau di tempat yg mulia di sisi-Nya
    dan bagi kita yg masih diberi wkt, smoga diberi kemampuan utk dpat mengambil Hikmah🙂

    Bay, sdh nntn ayat2 cinta blom?

  5. ndinndun says:

    salut buat gito rollies,,,
    moga amal ibadahnya diterima oleh ALLAH SWT
    dan moga kita semua termasuk org2 yang slalu brada di jalanNYA dan slalu mendapat rahmat dan hidayahNYA…
    amien,,,,

  6. bayu.an says:

    @andre
    sama, saya juga baru tau pas SMA dulu…:D
    @oish
    saya udah nonton dan kecewa..:(
    kamu dah ntn ?
    @ndin, Mas Andrias..
    Yups, moga kita selalu bisa istiqomah dan mendapat akhir yg khusnul khotimah…
    amiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s