Jiwa Yang Hening

Hening…

Kuharap jiwaku tak membeku
Sedang lautan membuatku terpaksa diam
Terpaksa hina dalam keadaan
Ah,
Hidup teramat lelah untuk disebrangi
Dan keringat tak berarti pengorbanan setimpal
Kita, manusia !
Seharusnya hanya tahu bagaimana mengartikan
Bagaimana caranya memberikan
Bagaimana hidup dijalankan
Dengan arti, petunjuk, dan arah yang pasti

Sungguh !
Lenalah kita,
Lenalah aku,

Hening…

Sepertinya aku harus kembali
Berhenti berlayar
Dan bersujud di pantai
Memanggil-manggil lagi
Menyahut walau perlahan,

Allah….Allah…Allah….

Aku,
Datang,
Lagi.

salahsaturuangkecildiitb. nov06

One thought on “Jiwa Yang Hening

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s