Internet = Facebook ??

Sedikit khawatir saya melihat fenomena facebook (FB) akhir-akhir ini. Sepertinya internet – dalam pemahaman, pemanfaatan  sebagian orang – eh mungkin kebanyakan – mengerucut ke satu aplikasi jejaring sosial/pertemanan bernama facebook.

Saat ini, facebook memang begitu menyihir, dan bagi para user pemula internet, adalah wajar kalau mereka merelakan sebagian uang mereka ke warnet, atau sengaja membeli smartphone untuk hanya bisa akses facebook.

Semoga gejala ini, tidak terjadi dalam jangka panjang. Mengapa Demikian ? karena tentu saja bandwith itu = cost. Dan kalau kita mengakses gila-gilaan berarti kita cuma ngabisin cost yang kalau di akumulatif untuk seluruh user mungkin akan mencapai sekian milyar rupiah per bulan (sorry kalo hitungan sy salah, yg pasti jumlahnya sgt besar). Nah, coba bayangkan kalau seandainya uang yg besar itu digunakan untuk aktifitas online yg lebih produktif, produktif disini berarti kita menempatkan diri kita sbg creator dan inovator untuk membuat konten atau portal lokal yang bermanfaat untuk masyarakat, atau pengembangan bisnis.

Kemarin hari sabtu tgl 31 Oktober, ketika pelaksanaan  FSL ComLabs pun di bahas oleh Pak Basuki Suhardiman (Ka USDI ITB). Dimana bandwith di ITB itu mayoritas habis untuk facebook-an. Padahal kan ITB kampus berbasis technology yg fokus pada riset dan sudah memiliki portal pembelajaran online seperti kuliah.itb.ac.id atau blendedlearning.itb.ac.id. Hmm, bagaimana dgn kampus lainnya ? wah, sy nda tau. Tapi menurut peramalan sy ngga jauh beda. Believe it !

Tidak di kota tidak di desa. Di kampung halaman Cipanas dimana sy memiliki usaha warnet,  saya melihat fenomena yang sama. Kebanyakan yg maen ke warnet saya 80% akses nya ya Facebook.

Hmm, ngga tahu sampai kapan fenomena ini, tapi, saya berharap penggunaan internet di Indonesia tidak mayoritas dikuasai oleh facebook. Mudah-mudahan portal pembelajaran (elearning) bisa juga memberi sumbangsih, lalu portal-portal lokal buatan anak negeri yg menarik, Fun, kreatif, dan edukatif juga bisa lebih “muncul ke permukaan”, atau aktifitas bisnis via internet (ecommerce) dari para pengusaha UMKM pada tahun depan (2010) dapat lebih eksist lagi sbg cara untuk leverage bisnis mereka. Semoga ya.

Btw, sy tidak anti facebook lho, wong teman yg nge-add juga dah seribuan lebih…:). Dan tentunya, ada banyak benefit yang bs kita ambil dr facebook.  Tapi, sepertinya kita harus cermat dan menghitung-hitung lagi benefit dan nilai investasi yg kita keluarkan. Karena, kalau tidak balance, suatu saat ini akan menjadi bumerang bagi kita lho. Coba hitung-hitung lagi  ya…;)

Kalau menurut saya. Saat ini, sdh saatnya kita berpikir, apa yg bisa sy hasilkan (produsen minded) daripada hanya berpikir apa yang bisa saya habiskan,keluarkan, atau buang percuma (konsumen minded).

Mudah-mudahan tahun 2010 nanti kita semua bisa memberi manfaat dengan menjadi creator dan inovator di dunia online dibidang dan keahliannya masing-masing, dan saya, sangat ingin sekali mengambil bagian didalamnya.

-Sekian dan Terimakasih-

Duh, kayak sambutan aja ya….:))

2 thoughts on “Internet = Facebook ??

  1. wah impian saya tu mas, buat media dan social network sendiri. ..
    ini masih proses pengerjaan ..
    semoga aja bisa jadi, soalnya di sekolah gak di ajarin ampe detail terpaksa deh otodidak ..
    ^___^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s