Change Or Die !! Pelajaran Berharga dari Cerita “Who Moved My Cheese ?”

Siapa yang tidak mau Change, maka siap-siap lah situ DIE….mungkin itu ya inti dari kalimat ini. Saya setuju, haqul yakin 100%. Kalau orang tidak mau berubah maka perubahan akan memaksa dirinya untuk hancur. Bukan hanya orang siy…organisasi atau perusahaan pun seperti itu. Tidak berubah, maka siap-siap untuk bangkrut alias terjun bebas digilas persaingan dan perkembangan jaman.

Agama juga sudah menyuruh kita untuk berubah, Allah Tidak akan mengubah keadaan suatu kaum kalau dia tidak mau merubah dirinya sendiri. Rasul menyuruh kita untuk berubah, dengan cara menjadi pribadi yang lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. Kalau sama saja alias tidak berubah maka disebut orang yang merugi.

Nah lho…

Minggu ini saya membaca sebuah buku yang luar biasa bermanfaat berjudul “Who Moved My Cheese” karya Spencer Johson. Jujur, ini adalah salah satu buku terbaik yang pernah saya baca. Pantas saja Buku ini mampu terjual 24 juta Copy lebih di seluruh dunia. Buku yang selesai dibaca satu jam ini bercerita tentang “Perubahan dalam Hidup” . Tepatnya Bagaimana menyiasati perubahan dalam hidup agar kita dapat berhasil, mendapatkan impian yang kita inginkan.

Tema yang kuat, cerita yg sederhana mengalir dan penokohan unik tiap karakter dalam buku ini benar-benar membuat saya terngiang dan merenung. Baik untuk diri sendiri, keluarga, dan terutama organisasi dimana saya berada.

Buku ini bercerita tentang  4 Tokoh  yaitu :

–2 Tikus : Sniff (Endus) & Scurry (Lacak)

–2 Kurcaci : Hem (Kaku) & Haw (Aman), kedua tokoh ini :

•Memiliki kemampuan berpikir yang hebat

•Bergerak an bertindak seperti manusia

•Representasi Manusia

Adapun inti cerita kisah ini :

•Cheese melambangkan hal-hal yang Anda Inginkan dalam hidup

•Labirin adalah tempat dimana Anda mencari yang Anda inginkan

•Keempat tokoh bergerak didalam Labirin Mencari Cheese

•Keempat tokoh menghadapi perubahan yang tidak terduga sebelumnya

Nah ini dia, ke-4 tokoh pada suatu waktu menghadapi satu perubahan ketika pada suatu hari, mereka kehilangan Cheese yang mereka miliki, padahal mereka telah susah payah mendapatkan Cheese itu dan sudah bertahun-tahun bersandar hidup dari Cheese yang selama ini mereka miliki dan nikmati.

Ketika mereka menghadapi kondisi seperti itu. Ke-4 Tokoh memiliki pendekatan sikap yang berbeda :

–Sniff & Scurry

•Langsung Bergerak lagi mencari Cheese baru di station lain

–Hem & Haw

•Kecewa Berat, Marah, ngedumel

•Meratapi keadaan dalam jangka waktu lama

•Menyalahkan Orang Lain/mencari-cari kesalahan orang lain

Inilah bedanya sikap mereka. Sniff dan Scurry yg selama ini menyadari bahwa apa yg mereka miliki itu tidak abadi dan dapat berubah kapan pun, ketika menghadapi kondisi kehilangan Cheese mereka berpikir sederhana dengan langsung mencari Cheese Baru di lokasi lain. Sedangkan Hem & Haw mereka meratapi nasib dalam jangka waktu lama. Berpikir rudet dan rumit khas manusia; tidak mau dan tidak siap dengan perubahan, dan bahkan menyalahkan orang lain.

Pada akhirnya, Sniff & Scurry, dengan pemahaman mereka yang benar tentang perubahan, ditambah  action yang cepat berhasil menemukan Cheese baru dalam jumlah yg sgt banyak di Station/Lokasi Baru. Sedangkan Hem dan Haw terus berdebat dengan kondisi mereka, dan cenderung saling menyalahkan. Haw akhirnya tersadar tidak mungkin berada dalam kondisi tanpa Cheese selamanya.

Akhirnya Haw  memutuskan untuk keluar dari Station dan mencari Cheese baru. Sedangkan Hem masih bertahan dan menakuti2 Haw bahwa kalau dia keluar dari Lokasi/Station ini maka dia akan sengsara karena tidak tahu jalan, mungkin ada halangan merintang, org yang jahat, dll. Pokoknya Hem memilih bertahan dan benar-benar tidak mau berubah.

Ending Cerita, Haw berusaha keras untuk mencari Cheese baru di lokasi baru. Dia menyadari bahwa ada yang telah berubah dalam Labirin dimana selama ini dia tinggal. Selama perjalanan Haw melawan ketakutan dirinya sendiri, tapi dia benar2 menikmati proses mendapatkan Cheese yang dia inginkan. Dia mencari kesana kemari lokasi-lokasi baru untuk menemukan Cheese. Kadang ketika sampai di Station/Lokasi baru dia hanya menemukan sedikit Cheese saja, tapi dia menikmati Cheese yg sedikit itu. Sampai akhirnya, dia benar-benar menemukan sebuah Lokasi dengan jumlah Cheese yg sgt banyak.

Selama perjalanan Haw menulis di dinding Labirin perjalanannya dalam mencari Cheese yang merupakan pelajaran kehidupan dari kesalahan yang selama ini dia lakukan :

Pelajaran Haw :

•Ciumlah Cheese Sesering Mungkin Sehingga Anda Tahu Saat Ia Mulai Membusuk

•Gerakan ke Arah Baru Membantu Anda Menemukan Cheese Baru

•Saat Anda Meninggalkan Rasa Takut di Belakang, Anda akan merasa Bebas

•Membayangkan Diriku Sendiri Sedang Menikmati Cheese Baru, Bahkan Sebelum Aku Menemukannya, Telah Mengarahkan Aku Kepadanya

•Semakin Cepat Anda Melupakan Cheese Lama, Semakin Cepat Pula Anda Menemukan Cheese Baru

•Jauh Lebih Aman Pergi Mencari Cheese di Labirin DiBanding Tetap Bertahan dalam Keadaan Tanpa Cheese

•Keyakinan Lama Tidak Akan Membawa Anda Kepada Cheese Baru

•Saat Anda Sadar Bahwa Anda Bisa Menemukan Cheese dan Menikmati Cheese Baru, Anda Akan Mengubah Haluan

•Memperhatikan Perubahan2 Kecil Sejak Awal Akan Membantu Anda Menyesuaikan Diri terhadap Perubahan Besar yang Akan Muncul •Bergerak Bersama Cheese dan Menikmatinya

Jadi, Masih Tidak Mau Berubah ?

2 thoughts on “Change Or Die !! Pelajaran Berharga dari Cerita “Who Moved My Cheese ?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s