Mata Hati Keikhlasan

Pada akhirnya, semua kembali pada kalimat ini. Ikhlas.

Aku harus belajar untuk menjadi jauh lebih baik dari hari ini, dengan pemahaman yang benar tentang keikhlasan. Menjalani hidup dalam dimensi materialism yang begitu kental, rasanya diri ini seperti terbentur dalam beragam ruang hidup yang terasa sempit; tanpa pencerahan.

Ikhlas itu, bisa dipelajari atau memang datang dari Langit ?


Pertanyaan aneh mungkin ya, cukup menggelikan, namun…aku merenungi kata ikhlas ini; tentu dengan satu harapan bahwa, aku bisa menjalankan dengan benar dan merasakan nikmatnya; Mata Hati Keikhlasan.

Mendalami samudera hidup tanpa kata Ikhlas, hanya akan membebaniku untuk meraih segala hal tanpa  semangat yang benar dan pikiran yang jernih. Dan aku tidak mau seperti itu. Tentu hati kecilku lebih tahu; aku ingin menyentuh setiap inci kejadian dalam hidupku, dengan pikiran yang dikuatkan oleh hati yang selalu basah dengan cahaya kasih ilahiah; Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s