eLearning Journey : Batu Raden

Tanggal 03 October saya ditugaskan untuk berangkat ke Baturaden – Purwokerto. Tujuan sy berangkat kesana adalah untuk melaksanakan profiling elearning untuk kegiatan pelatihan Junior Business Management Program (JBMP) Pertamina Cilacap.

Saya berangkat hari minggu  dr Bandung Pkl 14.00 menggunakan Travel Cipaganti, awalnya sy akan berangkat menggunakan Kereta Api. Tapi, agak takut juga menggunakan kereta api karena berita kecelakaan yang ramai akhir2 ini🙂

Perjalanan yang panjang ke Purwokerto, hampir 8 Jam sy dijalan dan sampai di Purwokerto Pukul 21.30. Saya dijemput oleh orang Pertamina Cilacap – Pak Parman di Hotel Dynasti dan langsung ke Baturaden karena pelatihannya dilaksanakan disebuah hotel di Baturaden.

Hari Senin 04 October, Pelatihan dimulai Pkl 07.30,- Keadaan baik-baik saja diawal sampai akhirnya sesi awal elearning dimulai. Kami memulai dengan Pre test elearning menggunakan jaringan intranet Pertamina. Tak semudah yang dibayangkan ternyata, karena pas awal akan dilaksanakan Pre Test servernya down. Maklum saja, profiling ini tidak hanya dilakukan di Baturaden, tetapi juga di semarang, Makassar, Jakarta pada saat bersamaan. Disini terlihat ada kelemahan di server, kami sudah tahu kalau server yg digunakan untuk elearning ini memang Server Satu untuk Semua, seharusnya untuk penggunaan aplikasi elearning ini, server yang digunakan harus lah server khusus sendiri/dedicated server karena kalau digabung dengan aplikasi lain performanya menjadi terbatas.

Pada malam hari dimulai kembali sesi elearning, ternyata banyak sekali peserta pelatihan yang belum terbiasa dengan computer juga belum terbiasa akses internet. Nah, inilah yang menjadi concern utama kita. Yaitu, bagaimana caranya membangun online behavior. Menurut saya, saat sebuah instansi berkomitmen untuk menerapkan system elearning maka mereka memiliki focus pada 3 hal yaitu  : system, infrastruktur dan human development. Jika ketiga point tersebut dapat dibangun dengan baik maka proses transformasi pembelajaran menggunakan media elearning di instansi tersebut dapat dijalankan dengan baik.

Saya berada disana sudah 3 hari, dan untungnya server elearning yang dibangun oleh tim di Simprug sebagai alternative sudah bisa digunakan sehingga jika terjadi permasalahan maka hal itu bisa diatasi, atau ada back up system yang sebenarnya performanya jauh lebih baik.  Hal lain yang menyenangkan adalah melihat bapak-bapak peserta yang semakin hari semakin mahir menggunakan computer. Ya, bisa karena biasa; itu kata sebuah pepatah. Ketika kita membangun pembiasaan belajar lewat satu aplikasi elearning maka kita harus membangun online learning behavior. Inilah point terpenting ketika nanti elearning ini benar2 di implementasikan secara menyeluruh di seluruh Indonesia oleh perusahaan plat merah terbesar di Indonesia ini. Saat infrastruktur sudah siap, maka sumber daya manusia yang menggunakan pun harus benar-benar dibangun sehingga system yang ada dapat benar-benar memberikan nilai manfaat atau member nilai tambah untuk organisasi. Well. Selamat bertransformasi… 

Ini sedikit Pic Pas Pelaksanaan…Tebak sy yg mana hayo (Yg jelas Baju nya beda sendiri, hehe)

One thought on “eLearning Journey : Batu Raden

  1. bayu says:

    mantaps.
    wisata kulinernya udah dicoba kang ? Mendoan, soto jl bank, mi ayam kumis, dawet ayu

    ralat penuliasan nama batu raden kang, yang bener baturraden, batur artinya teman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s