Bisa Terbang, Setelah ikutan Pelatihan Re-Frame Your Life

Hari Jumat-Sabtu, 18 s.d 19 Juni lalu sy mengikuti pelatihan yg diadakan oleh Merhid. Konsep acaranya bagus banget, pokoknya mantep banget ini pelatihan…

Materinya lengkap, dgn tema besar Re-Frame Your Life, Didalamnya ada materi Menggambar Masa Depan, Melatih otak kanan, Pengenalan Hipnosis, Firewalk, Senam Perkasa, Pijat Syaraf, Mengenal Potensi Diri lewat garis tangan…etc

Instrukturnya muantep tenan….Tempatnya, wiih…pemandangan di cafe detuik (bandung atas) ngga kalah ama kebun raya cibodas (Promosi :p) dan yg terpenting nambah banyak sodara…bahkan ada pengusaha otomotif asal kampung halaman (cianjur) nyang ikut…hebattt
Continue reading

Advertisements

Perjalanan Ke Rokan Hulu Riau

abay

Ini adalah kunjungan saya yang pertama ke Riau. Saya mengunjungi kota ini bersama Pak Arief Bahtiar. Untuk memberikan training pengenalan Internet dan Komputer kepada staf/pegawai Pemda di Kab.Rokan Hulu.

Kami berangkat hari senin 10 Mei dr bandara soekarno hatta menuju pekanbaru menggunakan Batavia Air.

Cuaca Pekanbaru lumayan panas. Tp sy sudah biasa dengan kondisi seperti ini. Pun dengan perjalanan menuju Rokan Hulu yang cukup panjang dan melelahkan. Dari Pekanbaru, kami masih harus menempuh 130 Km perjalanan darat. Melewati beragam daerah di Riau dgn kondisi jalan yg tidak 100% mulus. Perjalanan ini Mengingatkan saya pada perjalanan saat ke Kab.Lembata NTT yang sebenarnya jauh lebih parah 😀
Continue reading

Bali Journey

bali_tanahlot

Bali itu indah

orang-orangnya ramah

Hari minggu lalu tgl 06 sept, sy bersama Pak Arief berangkat ke Bali. Tujuan kami bukan untuk liburan. Tapi untuk mengisi materi eLearning di Politeknik Negeri Bali.

Ini adalah kunjungan sy yg pertama ke Bali. Untung saja, skr ini untuk pergi ke Bali itu mudah, karena sdh ada “jurusan Bandung – Bali” pake Air Asia. Apalagi tiket bs dipesan via online, dan jauh lebih murah. Pak Arief berujar, “skr ini ke Bali lebih mudah dan lebih cepat daripada ke Garut !”, hehe…benar juga siy.
Continue reading

Nonton Pelem Ketika Cinta Bertasbih

Malam tadi, 11/06/2009, bareng dengan istri saya menonton film yang sudah saya tunggu-tunggu. Sebuah film yang katanya akan mengalahkan kesuksesan Film Ayat-Ayat Cinta dan Laskar Pelangi. Film yang diambil dari Mega Best Seller Novel-nya Karya Kang Abik; Film Ketika Cinta Bertasbih.
Alhamdulillah, karena tiket sudah dibelikan dulu oleh kantor istri saya, jadinya saya dan istri ngga perlu repot ngantri dulu. Datang ke BIP pukul 18.30, Film diputar Pkl 19.15.

Bioskop penuh sesak. Saya kebagian duduk di bagian ke-2 terdepan (Bad Position..:D). Tapi ngga apa-lah, yang penting bisa nonton walau posisi tak strategis.
Continue reading

Internet Masuk Pesantren

Hari minggu lalu 27 April 2008, adalah hari yang tak kan terlupa olehku. Selain memang agenda pulang kampung, aku juga punya jadwal ketemuan dengan seorang teman. Temanku ini adalah pengurus pesantren Al-Riyadl Loji Cipanas. Salah satu pesantren terbesar di Cianjur. Aku sangat akrab dan dekat dengan dia karena kami satu SD, SLTP, dan SMA.
Jadi, kami sudah sangat mengenal dengan baik. Terlebih, saat di SMA dulu kami satu organisasi. Kami sama-sama aktif di Rohis SMA
aku sebagai ketua umum dan dia sebagai kabid dakwah & pendidikan (posisi ini yg skr dia emban juga di Ponpes Al-Riyadl).

Keluarganya adalah keluarga kyai. Jadi, selalu menyenangkan bersilaturahmi kerumahnya karena suasananya memang beda. Sangat Adem.
Datang ke rumahnya pukul 2 siang. Kami langsung mengobrol banyak-ngaler ngidul-bahasa sundanya ^_^
Teman saya ini bercerita, kalau saat ini pesantrennya udah kemasukan internet ^^
Dengan bangga dia mengatakan, “mungkin ini pesantren pertama di Cianjur yang ada internetnya”.
Hebat, memang sudah seharusnya internet masuk pesantren, perkara nantinya akan ada efek (positif atau negatif) pada dasarnya itu kembali pada
pendekatan manusianya. Disini, pemahaman yang baik akan teknologi sangat diperlukan.
“Kalau boleh tolong ajarin saya yaa…”
“Email itu apa ? website itu apa ?” Tanya dia. Semangat.
Saya coba menjelaskan dengan singkat. Tapi sepertinya dia belum mengerti.
“Bisa ngga diajarkan langsung ?”
“Oke, nanti kita bisa atur jadwalnya…” Kataku.
“Saya ingin bisa bikin website sendiri”, katanya lagi.
Temanku ini terlihat sangat semangat.
“oke, kita bikin saja acara workshop TIK di pesantren, mungkin sedikit saya bisa bantu”
Ya, cuma sedikit mungkin saya bisa membantu. Karena pemahamannya saya akan TIK pun masih terbatas.
Walapun sebenarnya saya bingung harus memulai dari mana, karena untuk kasus seperti ini. Yang dibutuhkan adalah pemahaman dasar akan internet itu sendiri.

Tapi, bukankah ilmu yang bermanfaat itu yang diamalkan ?
Ya..ya..ya..
Dan atas dasar ini saya menyanggupi untuk memberikan pelatihan singkat.
Obrolan terus berlanjut, saya mengemukakan ide bagaimana kalau ponpes Al-Riyadl ini punya official website sendiri.
Usulan saya langsung ditanggapi antusias. Saya buka laptop dan kemudian saya tunjukan beberapa contoh website yang saya punya.
Ya, cuma beberapa website yang dibuat pake joomla dan wordpress.
Dia sangat tertarik !
“nanti kalau bisa tunjukan ini ke Pak Kyai yaa…”
“Oke..” kataku.
Hari mulai sore. Temanku ini minta ijin untuk nyiapin acara pengajian mingguan di Aula Pesantren.
“Karena saya penanggung jawab acaranya, jadi biar saya kondisikan dulu acaranya, maaf ditinggal dulu”
“Siip…” Kataku.
Beberapa saat berlalu, tiba-tiba saja dia kembali dan berkata.
“Bay, Pak Kyai sakit, skr lagi istirahat…bisa ngga kamu yang ceramah…”
“hah…”
Aku bingung. Moso aku disuruh ceramah ? Apa kata Rhoma Irama ? (Lho, kok ngga nyambung ^^)
“Ngga ah, kamu aja…saya ngga mau, ngomong apaan ntar”
“Yah, hal-hal yang baru ajah….tentang apa aja deh, bebas…” kata dia mencoba meyakinkan.
“Ngga, pokoknya ngga…..”
“Masa sih untuk kebaikan ngga mau..”
“Bukan gitu, tapi kan ngga ada persiapan, materinya apa ”
“materinya apa aja”
“yahhhhh…”
“Pesertanya berapa orang”
“lumayan banyak, santri putra-putri”
Akhirnya saya menyetujui. Walaupun bingung. Rencana cuman mau silaturahmi. Eh, disuruh ceramah di Pesantren.
Akhirnya saya ceramah dari jam 17 sampe 17.30, materi yang disampaikan tentang “Inteletual muda muslim yang berkarakter”.
Hmm, pengalaman yang unik. Saya bukan orang pesantren, jadi memang materi yang disampaikan ngga bisa style pesantren.
Ngga tau materinya bagus apa ngga ! yang pasti rame sekali aula saat itu. Terutama jamaah putrinya ^^
Hari menjelang malem, temanku ini sekarang keukeuh pengen diajarin bikin email. Jadinya bada isya dia saya ajarkan dulu bikin email..^_^
Kepaksa deh pulangnya malem, karena besok subuh harus ke Bandung lagi…^_^
Ah, hari yang tak terlupa.

Btw, tanggal 10 mei, saya bakal balik kesana untuk ngasih pelatihan singkat tentang TIK. Seperti yang saya janjikan. Yang jelas, saya senang-senang aja bisa membantu. Ilmu yang sangat sedikit ini, mudah2an bisa bermanfaat untuk orang yang membutuhkan. Ya, ilmu yang bermanfaat…bukan ilmu yang banyak tapi hanya ekslusif untuk diri sendiri. Karena dari kegiatan ini, saya tak mengharapkan sepeser pun rupiah . Sekali lagi, kebahagiaan yang tak terkira ini, adalah anugerah Allah yang tak terhingga.

Bagaimana saya tidak bahagia ? kalau secuil ilmu yang saya punya akan bermanfaat untuk sebuah pesantren-sebuah tempat penuh cahaya;tempat ilmu-ilmu Allah dipelajari, dan menjadi cahaya bagi semesta.

Ponpes Al-Riyadl :

Menantang Halilintar, Menaklukan Tornado

Maaf ye kalau judulnya provokatif…:)
Jadi ceritanya, hari sabtu 12 April lalu saya ama rombongan staf & manajemen ComLabs jalan-jalan ke Dufan. Ceritanya ya pengen refreshing buang ngilangin penat aja. Kan boring juga deh tiap hr terus menerus cuman ngadepin komputer.
Berangkat dari sana pkl 07.30 dan sampe pkl 11.00,-
Dufan masih terlihat sepi.
Dalam pikiran saya yg teringat pas sampe disana adalah mencari 1 permainan yg saat ini sedang hangat diperbincangkan, yaps Anda betul…jawabannya Tornado.
Jadi, bukanlah suatu kebetulan kalau permainan ini yang pertama kali saya coba.
Dan, deg..deg..deg….
Ternyata Tornado emang lumayan dashyat bikin jantung ketar-ketir, beneran ngeri juga dipelanting-pelanting kayak jemuran diudara kayak gitu, pas lg diputer-puter diudara, jujur aja sy langsung inget mati, pokoknya….ngeri…..
Tapi, hikmahnya banyak deh abis naik Tornado….selain jd inget mati, adrenalin naek, ya jd sarana buat buang energi negatif juga (kan teriak2 tuh…hehe)
Selanjutnya setelah naek Tornado ya keliling2 nyari permaenan seru lainnya, termasuk…halilintar yang legendaris itu (tp skr ngga ada perasaan takut n deg2an lg naek halilintar, mungkin harus diperseram kali yaa…:)
Dan ini dia foto-foto narsis kita disana 😀